Semua orang pasti ingin memiliki hidup
yang lebih baik dari hari ke hari untuk bisa mencapai impian yang dimiliki.
Namun sayangnya, tidak semua orang ingin melalui proses, melainkan semua hanya
ingin secara instan.
Seperti yang kita ketahui, bahwa untuk
mencapai tujuan, mimpi maupun cita-cita tidak bisa ditaklukan dengan mudah
seperti membalikkan telapak tangan. Tentunya sangat diperlukan kerja keras,
konsisten, dan juga memaksimalkan potensi diri.
Lantas bagaimana bisa kita memulai impian jika potensi dalam diri
sendiri saja masih kita telusuri.
Nah, apakah kamu sudah mengenal dirimu
sendiri? Cobalah bertanya, Siapa aku?Apa hobiku?Apa kegemaranku? Apa
keinginanku?, dan Apa yang harus aku lakukan?
Jadi, di artikel ini aku sengaja
menulis cerita pengalamanku untuk bisa menjawab pertanyaan-pertanyaan yang
muncul dalam benakmu.
Ketika aku bertanya pada diriku, siapa
aku? Tentu saja akan kujawab, Namaku junia, anak kedua dari dua bersaudara,
hidup sederhana dan sedang berusaha membanggakan orang tua. Dulu, mungkin itu
yang menjadi jawaban handalanku. Tapi sekarang, aku harus bisa konsisten
tentang siapa aku. Aku ya aku, diriku sendiri. Itu jawaban yang mewakili
seluruh jawabanku sebelumnya. Aku tidak ingin membandingkan siapa aku dan orang
lain. Tapi aku harus bangun versi terbaik dari diriku sendiri, karena aku perlu
mengenalkan siapa aku kepada orang lain dengan membangun personal branding
diriku sendiri.
Menceritakan tentang versi terbaik
diriku, itu adalah hal yang aku bangun tentunya dengan proses yang cukup panjang.
Berawal dari hobi hingga aku bisa sampai disini, mengikuti setiap perlombaan
yang sesuai dari minat dan bakatku sendiri.
Sejak duduk di bangku sekolah dasar,
aku mulai mengenal yang namanya perpustakaan. Yang dimana tempat itu adalah
tempat untukku bersembunyi ketika jam pelajaran olahraga. Disanlah aku
menemukan hobiku, aku mulai menyukai dengan yang namanya membaca. Berawal
dari membaca novel, komik, dan juga buku-buku sejarah. sehingga menjadi candu
untuk selalu membacanya. Membangun dan menemukan hobi ini adalah langkah awal
caraku membangun versi terbaik diriku.
Ketika orang bertanya apa hobimu? Itu
sudah tidak menjadi pertanyaan rumit yang aku jawab. Singkat saja akan kujawab,
hobiku adalah membaca.
![]() |
Photo by Green
Chameleon on Unsplash |
Lalu apa kegemaranmu? Bagiku, hobi dan
kegemaran adalah dua hal yang hampir sama, dimana kita menyesuaikan diri sesuai
minat dan bakat kita. Hobi adalah kegemaran dan kegemaran adalah tujuan. Hobiku
membaca, tidak ingin hanya menjadi pembaca karya orang lain. Aku juga ingin,
membaca dari hasil karyaku sendiri. Dari sinilah aku mulai mengembangkan bakat untuk menulis,
baik dari keseharianku, keadaan emosi dan jiwa serta hal-hal bermanfaat yang
bisa aku bagikan ke orang lain. Sehingga menulis menjadi kebiasaan dari setiap
cerita yang harus aku abadikan.
Berawal dari hobi, inilah proses awal
yang mengantarkanku ke dalam potensi diri. Aku menemukan siapa diriku, apa yang
aku inginkan, serta bagaimana cara aku mewujudkan dan mengembangkan potensi
diri. Untuk mengembangkan potensi diri, tentunya ini yang menjadi
tantangan tersendiri dalam diriku. Ya. Tantangan untuk mencapai keberhasilan,
tantangan untuk manmbah pengalaman dan tantangan untuk memulai perubahan. Lalu
bagaimana denganmu? Apakah kamu sudah menemukan potensi diri atau hobi dan
kegemaranmu? Jika belum, aku yakin kamu
pasti mempunyai sebuah hobi yang tanpa kamu sadari. Semangat yaa ..





0 Komentar