Sudah sampai mana kamu melangkah hari ini? Tentunya sudah banyak
hal yang kamu lewati hingga bisa berada
pada titik ini, bukan? Ada banyak kegagalan, rintangan dan cobaan yang telah
kita lalui. Aku bangga sama kamu dan juga pada diriku, karena setidaknya kita
tidak menyerah dan mau mengahargai sebuah kegagalan sampai hari ini.
Kehidupan manusia merupakan
perjalanan panjang, melelahkan, penuh lika liku, dan melalui tahapan demi
tahapan. Kita telah tumbuh dan berkembang
seiring berjalannya waktu, dan tanpa kita sadari setiap waktu adalah berharga,
dimana kita melewati setiap pengalaman, perjalanan, dan juga pengajaran. Banyak
kegagalan-kegagalan yang membantu kita untuk terus melangkah, mencoba dan
berusaha sehingga kita mampu memperoleh suatu pencapaian baru.
![]() |
Photo by Yasin
Yusuf on Unsplash |
Apakah kamu lelah ketika kegagalan lebih sering menghampiri? Tentu
saja kamu akan menjawab iya. Namun sayangnya, kamu belum mengetahui bahwa kegagalan
adalah proses yang membantu kita berjalan untuk sebuah pencapaian. Itu adalah
kalimat yang harus kamu ingat. Kalimatnya memang sederhana, tapi mempunyai
pengaruh besar untukku dan juga kamu tentunya.
Aku pernah berkali kali mengalami kegagalan. Sejak di bangku SD
aku senang mengikuti lomba-lomba yang menyalurkan bakatku, yaitu menulis dan bercerita.
Mulai dari lomba menulis aksara bali, membuat cerpen, puisi, berpidato dan storytelling.
Dalam perjalanan itu, kegagalan satu kali dalam perlombaan tidak membuatku patah semangat. Aku masih
terus mencoba mengikuti ajang perlombaan, tapi kegagalan masih berkali kali
mengahmpiriku. Menyerah? Patah semangat? Pastinya aku mengalami hal itu juga. Lantas
apa yang aku lakukan? Selain dari dorongan orang tua, teman dan guru yang
selalu mendukungku, aku berusaha menghargai kegagalan itu. Bagaimana caranya?
Aku menganggap kegagalan itu adalah proses, proses dimana aku
harus sering belajar, berlatih, dan memperbaiki diri. Seiring canggihnya
teknologi saat itu, aku dapat mencari referensi dari internet yang berkaitan
dengan lomba-lomba yang aku ikuti sebelumnya, hal apa yang membuatku kurang
dari mereka dan apa yang menjadi kelemahanku, hingga akhirnya aku mampu menemukan
titik dimana aku harus berani bangkit dan mencobanya lagi.
Bagiku kegagalan adalah pengalaman dan pengajaran. Dimana
kegagalan itu mengingatkan akan sebuah usaha dan perjuangan, dengan kegagalan
kita diajarkan untuk menguatkan mental tentang seberapa jauh kita masih bisa
berdiri dan mau berusaha. Tidak ada yang namanya sia-sia. Kegagalan akan selalu
menjadi pengajaran, pengajaran untuk memperbaiki diri suapaya kita mampu
melangkah dan memperbaiki kesalahan sebelumnya.
Perjalananku mengikuti ajang perlombaan masih terus aku coba
hingga aku duduk di bangku SMK, tidak bisa kuhitung seberapa banyak kegagalan
dan kekalahan yang menjadi patah semangatku, namun aku masih tetap ingin
mencoba. Hingga pada suuatu titik aku berhasil mendapat pencapaian. Ya, ketika
itu aku berhasil meraih juara 1 Nasional karya design blog, yang di mana karya
itu sangat berkaitan dengan kegemaranku ini, tentang menulis, membaca dan
tambahannya yaitu medesign. Itu adalah sebuah kebanggaan yang tidak pernah
kupikirkan sebelumnya. Dimana banyak pencapaian-pencapaian baru yang berhasil
aku raih dalam waktu yang hampir bersamaan. Memang tidak ada sebuah kebetulan,
aku percaya bahwa itu adalah salah satu
jawaban dari segala usaha yang aku lakukan dalam menghargai kegagalan.
Menghargai kegagalan adalah kita tidak membenci, dan mau menerima
tentang apa dan bagaimana keadaan yang terjadi. Ketika kamu tidak menghargai
kegagalan itu berarti kamu sedang membeci usahamu sendiri. Jadi tentang
bagaimana cara menghargai kegagalan adalah tergantung kamu, tentang gimana kamu
mau menerima dan mengakui kesalahan di masa lalu.
Dalam perjalanan akan menemukan banyak
hal-hal yang tak terduga yang kadang akan membuat kita bangga, menemukan
sesuatu yang berharga, dan menyadarkan akan banyak kekurangan yang ada dalam
diri untuk terus diintropeksi. Kegagalan menjadikan kita banyak tahu, berani
mencoba dan menjadikan kita bisa.
![]() |
Photo by Amanda
Jones on Unsplash |
Bangkit dari kesalahan adalah cara kita menghargai kegagalan. Akan
banyak cerita dan hal-hal baru yang kita temui dan perlu kita pelajari, sehingga
itu akan menjadikan sesuatu berharga untuk dijadikan pengalaman. Kegagalan mengajarkan tentang perjuangan,
karena kegagalan adalah bagian dari perjalanan dan percayalah akan
selalu ada hasil dari setiap perjuangan





0 Komentar